Tampilkan postingan dengan label Aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Pasca Gempa Di Aceh Jumlah Pengungsi Membeludak

Mengantisipasi melonjaknya jumlah pengungsi puluhan tenda darurat didirikan secara swadaya oleh masyarakat
Para Pengungsi Gempa Aceh
Pasca gempa yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya Aceh Rabu lalu mayoritas warga masih memilih hidup di pengungsian kebanyakan dari mereka belum merasa aman kembali ke rumah lantaran gempa susulan masih terjadi. Mengantisipasi melonjaknya jumlah pengungsi puluhan tenda darurat didirikan secara swadaya oleh masyarakat salah satunya berada di Kampung Mocatringgandeng ini.

Berbeda dengan tenda barak yang didirikan lembaga resmi, fasilitas tenda darurat atau tenda kenduri di lokasi ini lebih minim salah satunya dari sisi ventilasi lantaran warga hanya memiliki tenda terbuka dari 4 tenda 2 di antaranya terpaksa didirikan setengah tihang hal ini dimaksudkan untuk mengurangi angin dan debu masuk alasnya pun hanya seadanya tanpa ada matras ataupun tempat tidur bagi anak-anak dan wanita hamil.

"juga dari laporan tim kesehatan kita memang sedikit kerepotan karena terlalu banyak titik-titik pengungsi nah maka kita sudah sarankan ke Camat tadi dalam rapat supaya ini bisa dikumpulkan jangan terlalu banyaklah" ujar Iskandar Ketua BPBD Pidie Jaya

Padahal terdapat terdapat lebih dari 200 jiwa berlindung di bawah tenda kenduri ini 80 di antaranya balita dan anak-anak bahkan ada pula 10 ibu hamil salah satunya adalah Isma perempuan 25 tahun ini mengaku tinggal menghitung hari untuk melahirkan. Ia takut gempa susulan terjadi saat dirinya kembali ke rumah.

BPBD Pidie Jaya mendata jumlah dan titik pengungsian melonjak dari 45 ribu jiwa pengungsi kini menjadi 64 ribu jiwa dari 45 titik pengungsian kini menjadi 90 titik selain itu tercatat 127 orang luka berat dan 462 orang luka ringan sementara itu lebih dari 11.600 bangunan rusak.

"hunian nanti itukan perlu ada kajian-kajian yang sampai dengan sekarang itu apa namanya belum selesai jadi sisi pemulihan dulu sementara kemudian pendataan sesmennya kemudian baru nanti di rancang untuk penyelesaiannya kira-kira begitu" ucap Hermawan Agustina Kepala Bidang Data Pusdatinmas BNPB

Sementara itu 6 hari pasca gempa aktivitas kawasan pasar Meredu mulai bergeliat meski masih sepi pembeli  sejumlah pemilik toko mulai membuka usahanya.

Kamis, 08 Desember 2016

Bencana Alam Gempa 6,5 Skala Richter Guncang Aceh

pasca terjadinya gempa 6,5 skala richter yang mengguncang wilayah Pidie Jaya Aceh Rabu pagi
Ilustrasi Gempa Bumi
Suasana Rumah Sakit Umum Pidie Jaya Aceh pasca terjadinya gempa 6,5 skala richter yang mengguncang wilayah Pidie Jaya Aceh Rabu pagi. Puluhan korban gempa terpaksa terpaksa di rawat di lorong-lorong rumah sakit serta tenda darurat hingga saat ini jumlah korban masih terus bertambah, bahkan sebagian korban terpaksa di rujuk ke Rumah Sakit Bireuen sementara Rumah Sakit Pidie Jaya telah menerima 6 jenazah yang terdiri dari 4 orang dewasa dan 2 anak-anak.

Pelaksana tugas Gubernur Aceh Sudarmo telah menyatakan peristiwa ini sebagai bencana dengan status darurat Provinsi, sejumlah instansi terkait terus menurunkan tim dan bekerja sama untuk melakukan evakuasi terhadap korban yang diduga masih ada yang tertimbun bangunan.

Upaya mencari korban yang tertimbun reruntuhan bangunan masih terus dilakukan oleh para personil Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Basarnas dan PMI. Hingga saat ini tercatat total 52 orang yang meninggal dunia yang mayoritasnya warga di Pidie Jaya sedangkan 73 orang mengalami luka berat dan 200 orang luka ringan jumlah korban meninggal dunia diperkirakan masih bertambah dari para korban yang tertimbun reruntuhan bangunan dan belum di temukan.

Hingga saat ini warga masyarakat membutuhkan alat berat untuk membersihkan puing-puing reruntuhan dan tenaga medis, menanggapi urgensi kebutuhan warga korban bencana kantor SAR Medan mengirimkan sejumlah personil dan alat berat.

"kami melakukan persiapan-persiapan peralatan kemudian persiapan-persiapan tim Rescue, tim medis, tim evakuasi, peralatan-peralatan evakuasi, peralatan ekstikasi kami juga akan bawa ke sana dan memang sekarang sudah meluncur menuju Pidie. Tahap pertama kami membawa 14 orang, tahap kedua 21 orang sehingga jumlahnya menjadi 35 orang" ujar Zainul Thahar Kepala Kantor SAR Medan

Hingga siang tadi puluhan gempa susulan berkekuatan rendah masih terus terjadi di wilayah Aceh.

Berdasarkan data BBMKG wilayah I Medan Sumatera Utara gempa susulan masih terjadi hingga pukul 11.13 siang tadi, gempa susulan terkuat terjadi pukul 10.04 dengan kekuatan 4,4 skala richter belum bisa dipastikan gempa susulan akan berakhir. BBMKG memastikan gempa tidak akan lebih besar dari gempa utama yang berkekuatan 6,5 skala richter karena gempa susulan masih terjadi BBMKG meminta warga menjauhi bangunan yang retak atau rusak karena gempa sebelumnya.

Jumlah korban hingga siang tadi terus bertambah data sementara dari PMI Aceh korban meninggal dunia berjumlah 26 orang dan evakuasi masih berlangsung, sejumlah warga selamat di evakuasi dibawa ke Rumah Sakit. Tim medis dari Puskesmas dan Rumah Sakit juga sudah berada di lokasi, Rumah Sakit terdekat adalah di Ulee Glee gempa yang terjadi pukul 05.00 pagi ini terasa di beberapa Kabupaten di Aceh.