Tampilkan postingan dengan label cabai rawit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cabai rawit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2017

Kenaikan Harga Cabai Rawit Ungguli Harga Daging di Beberapa Daerah

Di pasar Klojen kota Malang Harga cabai rawit tembus 140 ribu rupiah/kilogram sementara cabai merah berkisar 120 ribu rupiah/kilogram, harga daging sapi bahkan lebih murah dibandingkan cabai yakni berkisar 120 ribu rupiah untuk kualitas terbaik
Cabai Rawit
Di pasar Klojen kota Malang Harga cabai rawit tembus 140 ribu rupiah/kilogram sementara cabai merah berkisar 120 ribu rupiah/kilogram, harga daging sapi bahkan lebih murah dibandingkan cabai yakni berkisar 120 ribu rupiah untuk kualitas terbaik. Imbas kenaikan cabai pembeli di pasar menurun drastis, jika satu hari pedagang menjual 5 kilogram cabai kini dalam sehari tidak lebih dari 1 kilogram.

Selain cabai merah, harga komoditi lain juga ikut naik, bawang merah dari 24 ribu menjadi 35 ribu rupiah selain itu bawang putih naik dari 22 ribu rupiah menjadi 30 ribu rupiah.

"ya kita mengalihkan aja ke merica kan juga enak juga di badan panas anget gitu ya terus kita beli daging di kasih merica juga enak"

Mahalnya harga cabai juga terjadi di pasar baru Bogor dampak baiknya penjual cabai kering di sini banjir pesanan sejak November lalu, pembeli terpaksa membeli cabai kering untuk menggantikan cabai rawit segar. Harga 1 kilogram cabai merah keriting yaitu 30 ribu rupiah.

Cara mengolah cabai kering ini pun mudah, cabai kering cukup di rendam air atau di rebus lalu di olah menjadi sambal. Dari satu kilogram cabai kering yang diolah hasilnya sama dengan sambal dari 3 kilogram cabai segar.

Sepekan terakhir harga cabai di pasar Purwodadi Gerobokan Jawa Tengah terus melonjak harga cabai rawit yang sebelumnya 90 ribu rupiah/ kilogram kini menjadi 135 ribu rupiah/kilogram, harga tersebut sudah melampaui harga daging sapi di pasaran yaitu 110 ribu hingga 120 ribu rupiah/kilogram. Ini menyebabkan konsumen beralih membeli cabai jenis lain di antaranya cabai keriting dan cabai rawit hijau. Harga cabai rawit hijau harganya 55 ribu rupiah/kilogram sedangkan cabai keriting hijau 35 ribu rupiah/kilogram.

Para penjual cabe mengaku selama musim hujan ini pasokan cabai rawit mengalami penurunan. Tidak adanya pasokan cabai rawit merah dari luar daerah membuat harganya di Cianjur Puncak Jawa Barat naik sepekan terakhir yaitu mencapai 160 ribu rupiah/kilogram sudah harganya tinggi keberadaannya juga langka jarang ada di pasaran kondisi ini terjadi di pasar muka Cianjur, komoditi cabai jenis lain juga harganya juga meningkat di antaranya cabai rawit hijau yang harganya mencapai 80 ribu rupiah/kilogram.

Cuaca diduga menjadi faktor utama penyebab menghilangnya cabai rawit merah dari pasaran, cabai rawit merah dikenal mudah busuk terlebih saat kelembaban udara tinggi. Hadapi kondisi ini konsumen kini lebih banyak membeli cabai kering yang harganya lebih murah yaitu 60 ribu rupiah/kilogramnya.

Jumat, 13 Januari 2017

Menteri Perdagangan dan Ketua DPR Pantau Harga Cabai di Sejumlah Pasar

Menteri Perdagangan juga menyempatkan diri berbicara langsung dengan para pedagang terkait harga kebutuhan pangan seperti telur, daging hingga cabai
Mendag Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengecek langsung perkembangan harga kebutuhan pokok di Pasar Koja, Pasar Rawamangun dan Pasar Jatinegara. Menteri Perdagangan juga menyempatkan diri berbicara langsung dengan para pedagang terkait harga kebutuhan pangan seperti telur, daging hingga cabai rawit.

Menteri Perdagangan menyatakan telah terjadi penurunan harga pada sejumlah jenis cabai tertentu kecuali cabai rawit merah.

"hanya cabai rawit merah, cabai rawit merah itu hanya di bawah 20% cabai merah besar, cabai merah keriting itu sudah terjadi sebagian terjadi penurunan dan kemudian cabai rawit ijo jadi itu kondisinya" ujar Enggartiasto Lukita Menteri Perdagangan

Selain Menteri Perdagangan Ketua DPR RI Setya Novanto juga turut memantau harga cabai, bersama dengan anggota Komisi 4 dan badan legislatif Ketua DPR RI Setya Novano melihat langsung harga cabai di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur.

Usai berdialog dengan para pedagang Setya Novanto menyatakan harga cabai rawit mulai mengalami penurunan, kenaikan harga cabe rawit sebelumnya terjadi karena perubahan iklim ekstrem yang membuat para petani cabai sulit panen. Selain itu distribusi cabai dinilai masih lambat sehingga harganya melonjak.

Untuk itu DPR akan meminta Pemerintah Presiden Jokowi untuk mempercepat pembentukan Badan Pengelola Pangan.

"memang sekarang ini dengan kenaikan kemarin kan ada cuaca yang memang kalau saya tanya dari awal sampai akhir dari satu-satu tadi itu antara distribusi, produsen dan juga masalah yang berkaitan dengan pihak-pihak penjual tadi memang ini sudah mulai menurun ya kita tidak boleh menyalahkan cuaca ini adalah kehendak Allah SWT tetap kita bersyukur dengan peran ini kita harapkan yang sekarang ini adalah ini mumpung ada pimpinan komisi 4 dan ini ada ketua badan legislatif ada Pak Firman yang penting kita buat Badan Pengelola Pangan nah ini undang-undangnya supaya ini bisa mengatur distribusi-distribusi supaya jangan sampai juga menguntungkan tengkulak tetapi kita menguntungkan para petani ya, ya ini saya bersyukur lah pagi-pagi ini langsung ke sini" ucap Setya Novanto Ketua DPR RI

Pemerintah terus berupaya mengendalikan harga cabai agar tidak melonjak terlalu tinggi melalui perum Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dengan melakukan operasi pasar.