Rabu, 21 Desember 2016

Polisi Gelar Simulasi Penanganan Teror Juga Untuk Persiapan Natal & Tahun Baru

Unit Water teror Detasemen B Polda Jawa Timur bergegas mengendalikan situasi di lokasi penyergapan teroris, setelah terkendali tim langsung mengamankan benda yang diduga bom ini bagian dari simulasi latihan penanganan teror
Ilustrasi Simulasi penanganan Teror
Unit Water teror Detasemen B Polda Jawa Timur bergegas mengendalikan situasi di lokasi penyergapan teroris, setelah terkendali tim langsung mengamankan benda yang diduga bom ini bagian dari simulasi latihan penanganan teror dari Polda Jawa Timur di Kota Malang selasa kemarin.

Tim ini memperagakan penjinakan bom dengan beberapa cara dan tahap, tahapannya hingga bom diledakkan di tempat yang jauh dari keramaian latihan ini salah satu persiapan personil untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru.

"terkandung maksud untuk pertama antisipasi menyongsong Natal dan Tahun Baru kemudian juga ada keterkaitan untuk tugas sepirin ini tidak selamanya harus Brimob tapi Polisi kewilayahan dalam hal ini Polsek maupun Polres itu bisa melaksanakan" ujar Kompol Santoso Wakil Komandan Brimob Detasemen B Polda Jatim

Latihan dan simulasi ini akan di gelar 3 hari ke depan semua personil bergiliran meliputi Polres Malang, Malang Kota dan Batu.

Simulasi pengamanan Natal dan Tahun Baru ini di gelar Satreskrim Polrestabes Surabaya Jawa Timur, selasa siang latihan digelar untuk meningkatkan kemampuan aparat bertindak represif terhadap setiap gangguan keamanan jika masa bertindak anarkis petugas wajib mengamankan pelaku dan peserta sesuai prosedur Kepolisian. Jika oknum massa mengancam jiwa aparat dipersilakan bertindak tegas menggunakan senjata.

"untuk masyarakat yang diancam oleh penjahat seketika itu juga kalau kita tidak lakukan tindakan tegas terukur kita tembak walaupun dia mati masyarakat itu mati nanti terancam nyawanya dan kita di persalahkan pembiaran mangkanya saya sudah tegaskan jangan ragu-ragu melakukan tindakan tegas terukur pada penjahat" ucap Kombes Pol. Muhammad Iqbal Kapolrestabes Surabaya

Di Bandung Jawa Barat pengaman Hari Raya Natal akan melibatkan 2.000 petugas gabungan terdiri dari Polisi, TNI serta dibantu  beberapa instansi lain seperti Satpol PP dan Petugas Damkar Kota Bandung. Mereka akan bertugas menjaga 156 Gereja di Kota Bandung dan Kapolrestabes Bandung juga mengajak warga turut menjaga keamanan dan toleransi antar umat beragama.

"kerja prioritas kenapa karena memang tempatnya di pinggir jalan karena jemaahnya di atas 1.000 sehingga perlu pengamanan yang perlu penambahan personil dari kami demikian juga Tahun Baru, Tahun Baru kita siap mengamankan warga kota Bandung yang merayakan Tahun Baru khususnya di 4 titik yang prediksi kita bakal ada perkumpulan massa" kata Kombes Pol. Hendro Pandowo Kapolrestabes Bandung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar